PROMO: Wemos D1 Mini gratis bagi Comment terbaikmu

Variabel di dalam Python

Secara umum variabel di dalam bahasa pemrograman dapat dibayangkan sebagai wadah yang diberi nama tertentu dan hanya boleh dipakai untuk menyimpan tipe data tertentu.


Bayangkan sebuah wadah diberi tulisan "Buah", dan pada saat itu berisi nanas. Boleh jadi, pada saat lain berisi semangka, apel, jeruk dsb. Itulah gambaran sederhana dari variabel.

Aturan Penamaan

Sebuah variabel harus punya nama, karena nama itulah yang nantinya dipakai untuk mengidentifikasi variabel itu dalam pemrograman. Nama itu pula yang dipakai untuk menyatakan bahwa kita menggunakan data yang tersimpan di dalamnya. Penamaan variabel mengikuti aturan:
  1. Harus diawali dengan huruf
  2. Tidak boleh memakai spasi
  3. Tidak boleh memakai reserved word.
  4. Mencerminkan besaran yang diwakilinya   
Sedikit penjelasan untuk point (3). Yang dimaksud reserved word adalah kata-kata yang sudah dicadangkan dan memiliki arti tersendiri bagi Python. Sebagai contoh, di dalam Python terdapat perintah print, maka kita tidak boleh memakai kata print itu untuk nama variabel.

Untuk point (4), memberi nama variabel itu sebaiknya mencerminkan besaran yang dwakilinya. Misalkan begini, ketika kita menyatakan p=20 dan panjang=20, manakah dari kedua variabel itu yang lebih mudah dimengerti? Tentu saja panjang=20, bukan? Sedangkan p untuk nama variabel bisa memiliki arti apa saja!

Begitu variabel yang anda ciptakan tidak memenuhi aturan penamaan (1), (2), atau (3) maka sebuah pesan error akan diperlihatkan.

SyntaxError: invalid syntax

Cara Menciptakan Variabel

Di dalam Python, untuk menciptakan sebuah variabel kita tdak perlu mendeklarasikan terlebih dahulu seperti di bahasa-bahasa pemrograman lainnya. Jadi, misalkan kita ingin menciptakan sebuah variabel bernama "panjang" yang dipakai nantinya untuk menyimpan data bertipe integer (bilangan bulat), maka cukup ditulis:

panjang = 20

Pernyataan (statement) diatas mengatakan "variabel bernama panjang berisi nilai inisial (nilai awal) 20". Tipe datanya adalah integer, yang hal itu ditunjukkan oleh nilai inisialnya. Bukankah 20 adalah bilangan bulat?

Bagaimana untuk tipe data berupa pecahan desimal? Sebagai contoh, kita dapat menuliskannya seperti ini:

phi = 3.14

Pemisah desimal ditulis menggunakan  periode ( . ). Sekarang, bagamana halnya dengan tipe data teks. Di dalam bahasa pemrograman, untaian teks biasa disebut dengan String. Perhatikan contoh berikut:

pesan = "Panjang"

Variabel diatas bermama pesan, berisi tipe data berupa String. Nilai inisial untuk variabel tersebut adalah "Panjang".

Operasi pada Variabel

Operasi Aritmetik

Operasi aritmetik dapat diterapkan pada vatiabel, khususnya untuk yang memiliki tipe data berupa angka. Operasi aritmetik yang dimaksud adalah penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/) dsb. Bukalah Python Shell, lalu lakukan latihan berikut: 

panjang = 20
lebar = 10
luas = panjang * lebar
print luas
200

Sekarang, gunakan IDLE (Python GUI), buatlah sebuah file bernama "Latihan 02", yang isinya program sebagai berikut:

panjang = 20
lebar = 10
luas = panjang * lebar
print "Luas persegi panjang adalah", luas, " meter persegi" 

Jalankan program tersebut dan perhatikan hasilnya.
 

Operasi Pembandingan (Comparison)

Hasil yang diberikan ole operasi pembandingan adalah True atau False. Operasi pembandingan yang dimaksud adalah sama dengan (==), tidak sama dengan (!=), lebih kecil (<), lebh besar (>), lebih kecil atau sama dengan (<=), dan lebih besar atau sama dengan (>=). Gunakan Python Shell untuk latihan berikut ini: 

panjang = 20
lebar = 10
panjang == lebar 
False
panjang != lebar 
True
panjang > lebar 
True
panjang < lebar 
False

Ekspresi panjang == lebar menghasilkan True, sebab nilai 20 memang tidak sama dengan 10, bukan? Sekarang gunakan IDLE (Python GUI) untuk membuat file "Latihan 03" yang isinya kode program berikut ini:

volumeGelas = 10
volumeTeh = 5
if volumeGelas < volumeTeh:
   print "Gelas terlalu kecil, teh tumpah bro!"
else:
   print "Gelas memadai, teh aman bro!"  

Jalankan program tersebut untuk melihat hasilnya.

Operasi pembandingan juga dapat diterapkan pada variabel dengan tipe data String. Perhatikan contoh berikut:

buah1 = "Nanas"
buah2 = "Jeruk"
buah1 == buah2 
False

Bukankah buah "Nanas" itu memang tidak sama dengan buah "Jeruk"? Sekarang gunakan IDLE (Python GUI) untuk membuat program berikut ini:

buah1 = "Pepaya"
buah2 = "Jeruk Purut"
if buah1 != buah2:
   print buah1, "rasanya lebih manis daripada", buah2
else:
   print buah1, "rasanya memang manis"  

Simpan file dengan nama "Latihan 04", lalu jalankan program tersebut.
 

Operasi Penggabungan

Operasi ini digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih nilai-nilai yang dimiliki oleh variabel.

buah1 = "Pepaya"
buah2 = "Jeruk Purut"
if buah1 != buah2:
   print buah1, "rasanya lebih manis daripada", buah2
else:
   print buah1, "rasanya memang manis"  

Teks yang saya sorot kuning diatas menunjukkan contoh penggabungan nilai-nilai variabel dengan menggunakan comma ( , ).

Kuis

Pada contoh program diatas, ganti nilai pada variabel buah2 menjadi "pepaya". Jalankan program dan cermati hasilnya, mengapa bisa demikian?

Post a Comment